By Nelliya Azzahra (Penulis dan Pemerhati Remaja)

Pernah merasa berkubang dalam lumpur sekularisme kala hidayah belum menyapa.
Merasa enjoy saat diri menjadi pelaku kemasiatan, entah sadar atau tidak semua yang dilakukan adalah salah.

Nasehat diterima tidak untuk dilaksanakan. Bagai angin lalu terhempas sudah.

Jiwa-jiwa yang merasa kering dari rasa cinta terhadap Pencipta_Nya. Berakhir pada satu titik pelabuhan yaitu hidayah.

Luarbiasa pengaruhnya terhadap jiwa-jiwa yang selama ini tersesat tak tau arah. Satu persatu langkah mulai ditata. Hari demi hari ilmu terus digali.
Allah itu Maha Pengasih. Mengasihi setiap ciptaan_Nya. Cinta itu tidak pilih kasih terhadap insan yang ingin mereguknya.

Maka terima dan bangkitlah dari kelamnya hidup dalam kubangan dosa. Tak usah mencela-cela episode perjalanan yang telah sudah. Biarlah masa lalu mejadikan sebuah pelajaran untuk hari ini dan esok.

Raih cinta_Nya dengan mulai berislam kaffah. Raih cinta_Nya dengan mendakwahkan Islam ke seluruh penjuru dunia.
Cinta secintanya kepada Sang Pencipta. Berharap kelak dapat berjumpa kala nyawa tak lagi di raga.

#AMK
 
Top