By Nelliya Azzahra

Ketika kita diuji oleh Allah Swt. pernah tidak kita berpikir, dari sekian banyak manusia kenapa kita?
Itu karena pasti Allah punya tujuan. Ujian dan cobaan bisa menaikkan derajat seseorang jika dia bersabar atasnya.
Disetiap ujian tak jarang terselip hikmah yang bisa dipetik. Misal setelah berlalunya ujian, semakin mendekatkan diri dan ketaatan pada_Nya, semakin dewasa dalam menyikapi kehidupan, dll.

Tidak sebaliknya, Misal karena ujian atau cobaan menjadi putus asa dan lebih banyak mengeluh.

Dari Shuhaib bin Sinan radhiallahu’anhu dia berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

عجبًا لأمرِ المؤمنِ . إن أمرَه كلَّه خيرٌ . وليس ذاك لأحدٍ إلا للمؤمنِ . إن أصابته سراءُ شكرَ . فكان خيرًا له . وإن أصابته ضراءُ صبر . فكان خيرًا له

“Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya”. (HR. Muslim).

Kita hidup ini pasti akan diuji. Baik dengan kesedihan, kesakitan, kekurangan, dan lainnya.
Maka bersabar adalah kuncinya. Yakin bahwa tidak ada yang sia-sia disisi Allah.

Jika ujian itu tengah menghampiri, jangan lari kepada manusia. Jika itu yang kita lakukan, maka tak akan mendapatkan apa-apa.
Tapi mendekatlah pada Sang pemberi ujian, berdoa minta dikuatkan. Maka percayalah, kekuatan itu akan kau didapatkan.


#AMK
 
Top